RPP Struktur dan Fungsi Jaringan pada akar


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)














(RPP) Berkarakter
Satuan Pendidikan : SMP Negeri 7 Kota Cirebon
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas / Semester : VIII / I
Materi Pokok : Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Sub Pokok Materi  :   Struktur dan fungsi jaringan pada akar
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit

A. Kompetensi Inti
KI 1         :         Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI 2         :     Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara  efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI 3        :         Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan  prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI 4        :       Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang atau teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.4. Menganalisis keterkaitan struktur jaringan tumbuhan dan fungsinya serta teknologi yang terinspirasi oleh struktur tumbuhan
3.4.1. Menyebutkan jaringan penyusun pada tumbuhan.
3.4.2.Menjelaskan fungsi jaringan pada tumbuhan.
3.4.3. Menjelaskan pengertian dari akar.
3.4.4. Menyebutkan bagian-bagian akar dari luar ke dalam.
3.4.5. Membedakan struktur akar dikotil dan monokotil.
3.4.6. Menyebutkan pemanfaatan teknologi pada akar.
4.4. Menyajikan karya dari hasil penelusuran berbagai sumber informasi tentang teknologi yang terinspirasi dari hasil pengamatan struktur tumbuhan 4.4.1 Menyusun laporan hasil diskusi mengenai struktur dan jaringan pada akar.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah peserta didik mempelajari materi struktur dan jaringan pada akar, diharapkan:
1. Mampu menyebutkan jaringan penyusun pada tumbuhan.
2. Mampu menjelaskan fungsi jaringan pada tumbuhan.
3. Mampu menjelaskan pengertian dari akar.
4. Mampu menyebutkan bagian akar dari luar ke dalam.
5. Mampu membedakan struktur akar dikotil dan monokotil
6. Mampu menyebutkan pemanfaatan teknologi yang terinsprasi dari akar.
7. Mampu  menyusun laporan hasil diskusi mengenai struktur dan jaringan pada akar.

D. Materi Pembelajaran
1. Struktur tubuh tumbuhan
a. Jaringan pada tumbuhan
1) Jaringan meristem
2) Jaringan dewasa
b. Struktur dan fungsi jaringan pada akar
c. Pemanfaatan struktur jaringan akar dalam teknologi

E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan Umum                 : Scientific
2. Strategi Pembelajaran            : Picture and picture, teka-teki silang
3. Metode                                   : Ceramah, Diskusi, Presentasi.
4. Model                   : Cooperative learning

F. Media Pembelajaran
1. Papan tulis           4.  Spidol
2. Charta struktur dan jaringan pada akar         5. Tumbuhan berakar dikotil dan monokotil
3. Karton Teka Teki Silang

G. Sumber Belajar
1. Buku paket:
a. Annisa, L. 2013. Learning more Biology 2 for Grade VIII Junior High School.Bandung: Grafindo Media Pratama.
b. Nurkhayati, S. 2009. Menguak Misteri Tubuh Tumbuhan. Klaten: Intan Pariwara.
c. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2014. Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta. Kementrian RI.
2. LKS Ilmu Pengetahuan Alam Kurikulum 2013 untuk SMP/MTs Kelas VIII. CV. Lima Utama Grafika.
3. Internet

H. Langkah-Langkah Pembelajaran

Langkah Pembelajaran Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu
Kegiatan Pendahuluan 1. Apersepsi
Guru memberi salam dan menunjuk ketua kelas untuk memimpin doa bersama.
Guru mengecek kehadiran siswa.
Guru mengondisikan kelas, agar kondusif  untuk mendukung proses pembelajaran dengan cara meminta peserta didik merapikan tempat duduk, menyiapkan buku pelajaran dan buku referensi yang relevan serta alat tulis yang diperlukan.
Guru mengajak peserta didik untuk proaktif dalam pembelajaran yang dilaksanakan.
Guru memberi penjelasan tentang cakupan materi yang akan dipelajari beserta tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
2. Motivasi
Guru mengkorelasikan kegiatan pembelajaran sebelumnya.
Guru memotivasi siswa dengan mengajukan pertanyaan “Adakah perbedaan antara halaman rumah yang ditanami banyak pohon dengan yang tidak ditanami pohon ketika terjadi hujan? Jika ada, mengapa hal itu terjadi?”
Guru mengajak peserta didik agar selalu mengamalkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di dalam kehidupan sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. 10 menit
Kegiatan Inti Mengamati
1. Guru mengarahkan siswa untuk memperhatikan charta tumbuhan.
2. Siswa secara individu mengamati charta dengan seksama.
Menanya
1. Antar siswa saling bertanya tentang hasil temuannya untuk dipadukan dengan perbedaan atas temuannya.
2. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya jawab dengan Guru terkait dengan temuannya.
Mengumpulkan Data (Eksperimen/ Eksplorasi)
1. Siswa dibagi menjadi 9 kelompok untuk berdiskusi mengenai struktur dan fungsi jaringan pada akar.
2. Guru menjelaskan teknis jalannya diskusi menggunakan lembar kerja siswa.
3. Siswa beserta kelompoknya masing-masing merumuskan jawaban terkait materi yang didapatnya.
4. Guru bertanya pada siswa jika ada yang belum dipahaminya.
Mengasosiasikan
Siswa secara individu dalam kelompoknya menyimpulkan hasil diskusinya untuk menjadi gagasan utamanya.
Mengkomunikasikan
1. Siswa mempresentasikan hasil diskusi didepan kelas.
2. Siswa mengumpulkan lembar hasil pengamatan diskusi.
3. Guru menjelaskan kembali apa yang telah dipresentasikan oleh siswa. 50 menit
Kegiatan Penutup Refleksi
1. Guru mereview materi yang telah dipelajari.
2. Guru beserta peserta didik menyimpulkan konsep yang terkait struktur dan fungsi jaringan pada akar.
Penugasan
1. Guru memberikan tugas rumah.
2. Guru memberikan arahan dan motivasi kepada siswa.
3. Pembelajaran ditutup dengan membacakan hamdallah bersama-sama. 20 menit


I. Penilaian
1. Penilaian Psikomotor : Keterampilan dan Keaktifan Siswa
2. Penilaian Kognitif : Penilaian Hasil Belajar
3. Penilaian Afektif           : Penilaian Sikap
4. Bentuk dan Instrument Penilaian      : Terlampir
5. Pedoman Penskoran           : Terlampir



                                                                                                 Cirebon, 11 Oktober 2017


Guru Pamong IPA SMPN 7 Kota Cirebon Praktikan




Iing Suryani, S. Pd Ida Siti Nur’aida
NIP. 19650414 198902 2 001                       NIM. 1414163138



   Mengetahui,


Kepala Sekolah SMPN 7 Kota Cirebon Dosen Pembimbing Lapangan




DR. Hj. Ani Rusnaeni, M. Pd Drs. H. Subur, M. Ag
NIP. 196306231984122002 NIP. 196007071991031001




       









Lampiran 1
Evaluasi Kognitif dan Rubrik Penilaian
No Indikator Teknik Penilaian Bentuk Instrument Contoh Instrument Skor
1. Menyebutkan jaringan penyusun  pada tumbuhan. Tes tertulis Uraian Sebutkan  minimal 3 jaringan yang menyusun tubuh tumbuhan! 15
2. Menjelaskan fungsi jaringan pada tumbuhan Tes tertulis Uraian Tuliskan fungsi dari jaringan epidermis! 15
3. Menjelaskan pengertian dari akar Tes tertulis Uraian Apa yang  dimaksud dengan akar! Jelaskan. 20
4. Menyebutkan bagian-bagian akar dari luar ke dalam Tes tertulis Uraian Tuliskan secara berurutan bagian-bagian akar dari luar ke dalam! 15
  5 Membedakan struktur akar dikotil dan monokotil Tes tertulis Uraian Jelaskan apa perbedaan dari akar dikotil dan monokotil! 20
6 Menyebutkan pemanfaatan teknologi yang terinspirasi dari akar Tes tertulis Uraian Sebutkan pemanfaatan teknologi yang terinspirasi dari akar 15
Total Skor 100

Kunci Jawaban:
1. Jaringan epidermis, jaringan penguat, dan jaringan penyokong
2. Jaringan epidermis berfungsi untuk melindungi permukaan tumbuhan
3. Akar adalah organ tumbuhan yang berada di dalam tanah dan berfungsi menyerap air dan mineral serta menyokong tegaknya tubuh tumbuhan
4. Epidermis-korteks-endodermis-stele
5. Akar monokotil: akar serabut, tidak berkambium, mempunyai empulur yang luas di pusat akar. Akar dikotil: akar tunggang, mempunyai kambium, mempunyai empulue yang sempit.
6. Pondasi rumah, pondasi jembatan, paving blok.



Lampiran 2
Instrument Penilaian Sikap Psikomotorik
Nama Siswa Keaktifan Siswa Skor Nilai
Bertanya Berpendapat Menjawab Pertanyaan
Agung Rezki Al Fahreza
Al Goyatul Maryam
Andre Wildan
Aulia Masruroh
Aurelya Bening Shahara
Cantika Erlangga
Dhanty Jessyi Riyani Rossena
Dwi Rahayu Ningsih
Dwiki Rizaldi
Dzikra Edi Wibowo
Elsa Dewi
Endah Sriani Setiawati
Fadhillah Al Ghufran
Fahreza Nugraha
Fajar Suherlan
Firdan Suryata
Ibnu Dzulfikar
Ilga Marsiska
Jim Al’Chairy
Lia Rachmawati
M. Alif Firmansyah
Marsha Famelta Kesha
Maulidiya Hapsari
Menur Yuliani Tarahman
Moch. Agam Sapta Al Hafizh
Moch. Iqbal Harahap
Muhamad Sidik
Muhammad Hafizh Mauludin
Muhammad Ifal Ristni
Muhammad Rizki Ramadhan
Muhammad Zidan
Nabila Rahmah Oktavia
Nirmalaya
Nur Siti Zubaedah
Resya Adika
Rifkanza Ramadina
Rizki
Rizky Dzaky Riyan Adiputera
Savero Rizky Nasution
Say Roma Itom BR Sihombing
Sri Nur Habibah
Titan Tri Rheza

1. Bertanya
     Skala
4 Sering bertanya dengan logis dan benar
3 Sering bertanya dengan benar namun tidak logis
2 Kadang-kadang bertanya
1 Tidak pernah bertanya

2. Berpendapat
Skala
4 Selalu berpendapat dengan logis dan benar
3 Sering berpendapat dengan benar namun tidak logis
2 Kadang-kadang berpendapat
1 Tidak pernah berpendapat

3. Menjawab Pertanyaan
Skala
4 Selalu menjawab pertanyaan dengan tepat
3 Selalu menjawab pertanyaan namun tidak tepat
2 Kadang-kadang menjawab
1 Tidak pernah menjawab

Nilai :
10-12 : Sangat Baik (A)
7-9 : Baik (B)
4-6 : Cukup (C)
1-3 : Kurang (D)



Lampiran 3
1. Penilaian Afektif
Penilaian Sikap
No Nama Siswa Serius Disiplin Aktif Skor Nilai
1. Agung Rezki Al Fahreza
2. Al Goyatul Maryam
3. Andre Wildan
4. Aulia Masruroh
5. Aurelya Bening Shahara
6. Cantika Erlangga
7. Dhanty Jessyi Riyani Rossena
8. Dwi Rahayu Ningsih
9. Dwiki Rizaldi
10. Dzikra Edi Wibowo
11. Elsa Dewi
12. Endah Sriani Setiawati
13. Fadhillah Al Ghufran
14. Fahreza Nugraha
15. Fajar Suherlan
16. Firdan Suryata
17. Ibnu Dzulfikar
18. Ilga Marsiska
19. Jim Al’Chairy
20. Lia Rachmawati
21. M. Alif Firmansyah
22. Marsha Famelta Kesha
23. Maulidiya Hapsari
24. Menur Yuliani Tarahman
25. Moch. Agam Sapta Al Hafizh
26. Moch. Iqbal Harahap
27. Muhamad Sidik
28. Muhammad Hafizh Mauludin
29. Muhammad Ifal Ristni
30. Muhammad Rizki Ramadhan
31. Muhammad Zidan
32. Nabila Rahmah Oktavia
33. Nirmalaya
34. Nur Siti Zubaedah
35. Resya Adika
36. Rifkanza Ramadina
37. Rizki
38. Rizky Dzaky Riyan Adiputera
39. Savero Rizky Nasution
40. Say Roma Itom BR Sihombing
41. Sri Nur Habibah
42. Titan Tri Rheza

Rubrik Penilaian
No Aspek yang dinilai Rubrik
1. Serius 3=  melakukan kegiatan diskusi tanpa bergurau dan tidak membicarakan selain  topic diskusi
2= melakukan kegiatan diskusi tanpa bergurau namun sesekali membicarakan selain topic diskusi
1=  melakukan kegiatan diskusi dengan sesekali bergurau dan sesekali membicarakan selain topic diskusi
2. Disiplin 3=  melakukan kegiatan diskusi saat guru berkata “mulai” dan mengakhiri diskusi saat guru berkata “selesai”
2= melakukan kegiatan diskusi saat Guru berkata “mulai” namun saat Guru berkata “selesai” siswa tetap berdiskusi.
1=  saat guru berkata mulai siswa melakukan kegiatan lain dansaat Guru berkata “selesai” siswa masih tetap berdiskusi
3. Aktif 3=   sering memberikan pendapat saat diskusi
2=   sesekali memberikan pendapat saat diskusi
1=   tidak pernah memberikan pendapat saat diskusi
Pedoman Skor
Nilai= Jumlah skor/9 x 100
Predikat

Predikat Nilai
Sangat Baik (A) 80- 100
Baik (B) 70-79
Cukup (C) 60-69
Kurang (D) <60


Lampiran 4
Contoh
LEMBAR KERJA SISWA
(LKS)
Kelompok :
Anggota : 1.
 2.
 3.
 4.

Materi Pokok : Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Sub Materi Pokok : Struktur dan Jaringan pada Akar
Kelas/Semester : VIII / 1
Kompetensi Dasar    :   4.4    Menganalisis keterkaitan struktur jaringan tumbuhan dan fungsinya serta teknologi yang terinspirasi oleh struktur tumbuhan
Indikator                  :    4.4.1    Menyusun laporan hasil diskusi mengenai struktur dan fungsi jaringan pada akar

A. Amatilah gambar dibawah ini !
Tentukan dan jelaskan bagian-bagian yang ditunjukkan oleh gambar tersebut berdasarkan literasi buku.


No. Nama Struktur dan Jaringan Akar Fungsi
1
2
3
4
5
6
7
8
B. Carilah informasi tentang struktur dan fungsi jaringan tumbuhan pada buku. Kemudian tuliskan hasil yang kalian temukan pada tabel di bawah ini!.

No. Gambar Jaringan Fungsi
1
2
3
4















MATERI PEMBELAJARAN
A. Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
1. Jaringan Penyusun Tumbuhan
Tumbuhan Terdapat 2 macam jaringan, yaitu jaringan meristem (embrional) dan jaringan permanen (dewasa).
i. Jaringan Meristem
Adalah jaringan muda, jaringan yang selalu aktif membelah (contoh: meristem primer/apical/pucuk, sekunder/lateral, dan interkalar).
b)   Jaringan Dewasa
1. Jaringan pelindung
a. Jaringan epidermis: melindungi jaringan yang ada didalamnya. Contoh derivate epidermis stomata dan trikoma
b. Jaringan gabus: jika epidermis rusak maka digantikan jaringan gabus, yang dibedakan atas eksodermis, endodermis, dan peridermis
2. Jaringan parenkim (dasar)
Jaringan dasar yang kaya akan ruang antar sel (contoh: palisade, tempat fotosintesis berlangsung, jaringan parenkim spons selain sebagai tempat fotosintesis juga sebagai tempat penyimpanan hasil fotosintesis).
3. Jaringan mekanik (penguat)
a.  Jaringan kolenkim: sel-selnya hidup, mengalami penebalan zat selulosa pada dinding selnya.
b. Jaringan sklerenkim: sel-selnya mati, mengalami penebalan oleh lignin
4. Jaringan pengangkut
a. Floem: tersusun oleh parenkim floem, serabut floem, pembuluh tapis, sel pengiring. Berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun keseluruh bagian tumbuhan
b. Xylem: tersusun oleh parenkim xylem, serabut xylem, trake, trakeid, dan unsure pembuluh. Berfungsi mengangkut air dan mineral dari dalam tanah melalui akar sampai daun.
2. Struktur dan Fungsi Jaringan pada Akar
a. Struktur Mofrologi Akar (Bagian Luar Akar)
Secara morfologi (atau struktur luar) bagian akar terbentuk dari bagian rambut akar, bagian batang akar, bagian ujung akar, dan juga bagian tudung akar. Sedangkan jika dilihat secara anatomi (atau struktur dalam) akar terbentuk dari bagian epidermis, bagian korteks, bagian endodermis, dan juga bagian silinder pusat.





b. Struktur Anatomi Akar (Bagian Dalam Akar)
Urutan struktur jaringan akar pada tumbuhan (secara anatomi dari luar ke dalam) :
1. Epidermis: terdiri atas satu lapis sel, tersusun rapat, dinding sel tipis, dan mempunyai rambut akar untuk memperluas bidang penyerapan
2. Korteks: tersusun berlapis-lapis, dinding sel tipis, dan memiliki banyak ruang antar sel, terdapat: parenkim, kolenkim, dan sklerenkim.
3. Endodermis: berupa satu lapis sel, tersusun rapat, dinding sel mengalami penebalan gabus (yang dinamakan pita kaspari). Terdapat jaringan perisikel yang tersusun dari sel parenkim yang menebal, yang berfungsi untuk membentuk akar samping dan berperan dalam pertumbuhan sekunder.
4. Stele/silinder pusat: terdapat berkas pengangkut.








Struktur dan fungsi jaringan akar bisa dilihat dari aktivitas pertumbuhan akar itu sendiri. Akar  pada tumbuhan didefinisikan sebagai struktur tumbuhan yang letaknya di bagian dalam tanah. Akar adalah penghubung yang digunakan sebagai jalur masuk unsur-unsur hara atau pun mineral dari bagian dalam tanah yang bergerak menuju ke seluruh bagian dari tumbuhan. Akar bisa juga digunakan untuk menentukan pembatas yang membatasi antara bagian akar dan bagian batang. Namun dalam proses terjadinya perkecambahan, bagian akar dan bagian batang bisa dilihat perbedaannya melalui arah pertumbuhannya. Bagian akar akan mengalami pertumbuhan ke arah bawah, sedangkan bagian batang akan mengalami pertumbuhan ke arah atas.
Proses pengamatan sistem perakaran pada tumbuhan yang tergolong monokotil seperti halnya rumput-rumputan dan juga pada tumbuhan yang tergolong dikotil seperti halnya tanaman cabe. Akar tumbuhan yang tergolong monokotil terbentuk dari sistem akar serabut, sedangkan pada akar yang tergolong dikotil terbentuk dari sistem akar tunggang. Walaupun pada tumbuhan yang tergolong dikotil mempunyai akar tunggang, namun jika pada tumbuhan ini dilakukan pengembangbiakan menggunakan cara disetek atau pun dicangkok, maka pada tumbuhan tersebut tidak akan memiliki akar tunggang melainkan mempunyai akar serabut. Selain pada tumbuhan yang tergolong dikotil, pada tumbuhan gymnospermae (atau sering disebut sebagai tumbuhan berbiji terbuka) ternyata juga mempunyai sistem perakaran tunggang.

3. Jenis Tumbuhan Dikotil dan Monokotil
Tumbuhan dikelompokkan kedalam dua jenis yaitu dikotil dan monokotil yang tentunya memiliki struktur bentuk  jaringan yang berbeda. Selain itu, tumbuhan yang terdiri atas akar, batang dan daun juga mempunyai perbedaan pada struktur system jaringannya.
Akar pertama pada tumbuhan berbiji berkembang dari meristem apeks diujung akar embrio dalam biji yang berkecambah. Akar embrio juga dinamakan radikula. Pada dikotil, akar lembaga terus tumbuh sehingga membentuk akar tunggang, pada Monokotil, akar lembaga mati, kemudian pada pangkal batang akan tumbuh akar-akar yang memiliki ukuran hampir sama sehingga membentuk akar serabut. Pada akar tersusun dari jaringan-jaringan epidermis, parenkim, endodermis, kayu, pembuluh dan kambium pada tumbuhan dikotil. Permukaan akar seringkali terlindung oleh lapisan gabus tipis. Bagian ujung akar memiliki jaringan tambahan yaitu tudung akar.
Ujung akar juga diselimuti oleh lapisan mirip lendir yang disebut  mycel yang berperan penting dalam pertukaran hara dan memperkukuh tumbuhan serta interaksi dengan organisme lain. Bagian akar yang secara langsung terhubung dengan batang disebut leher akar. Sementara bagian yang berada di antara leher dan ujung akar dinamakan batang akar. Selanjutnya, akar juga memiliki bagian menonjol pada batang yang membentuk cabang akar. Selain itu, ada juga akar halus bercabang-cabang yang disebut serabut akar. Lalu, akar juga memiliki bagian yang mengalami diferensiasi pada jaringan epidermisnya. Bagian ini dinamakan rambut akar. Akar monokotil dan dikotil ujungnya dilindungi oleh tudung akar atau kaliptra, yang fungsinya melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah, sel-sel kaliptra ada yang mengandung butir-butir amylum, dinamakan kolumela.

1. Akar Tanaman Monokotil
Struktur pembuluh pada akar jagung terlihat dengan susunan berselang-seling antara xilem dan floemnya secara teratur dan tampak jelas perbedaan setiap berkas-berkas jaringannya. Struktur pembuluh akar jagung termasuk kedalam bentuk radial.Pada batang jagung antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium. Berkas pembuluh pada batang jagung mempunyai pembuluh menyebar dan bertipe kolateral tertutup.
Bagian organ tanaman yaitu akar dan batang saling berkerja sama dan bersinergi dalam hal transportasi atau pengangkutan untuk mengedarkan air,mineral,unsur hara dan hasil fotosintesis. Sehingga untuk mendukung fungsinya diperlukan struktur yang dapat membantu kerja dari akar dan batang. namun ternyata terdapat perbedaan strutktur antara organ akar dan organ batang pada berkas pembuluhnya.
Xilem pada akar bersifat eksarch, sedangkan pada batang bersifat endarch. Pada akar jagung memiliki tipe pembuluh  radial sedangkan pada batang jagung bertipe kolateral tertutup. Setelah diamati kembali, ternyata pada bagian leher akar terdapat perubahan struktur dan ditemukan adanya daerah transisi atau peralihan yaitu batas antara akar dan batang yang menyebabkan adanya bentuk yang berubah dan meyesuaikan diri dimana xilem akan berputar menyesuaikan sumbu panjang akar, sehingga akan terjadi peralihan dari xilem yang  bersifat eksarch ke xilem yg bersifat endarch dan struktur pengangkut yang ada di akar akan  menyesuiakan dengan struktur pengangkut yang ada pada batang.

2. Akar Tanaman Dikotil
Berkas pembuluh pada bagian akar tanaman bayam ini tersusun secara tersebar. Pada preparat batang tanaman bayam struktur anatomi batang disusun oleh lapisan epidermis, kambium, xilem, floem dan parenkim. Letak jaringan pengangkut xilem dan floem pada batang tersusun secara teratur dengan tipe kolateral terbuka.
Akar mampu menerobos lapisan tanah. Air masuk kedalam tubuh tumbuhan melalui rambut akar.  Dalam pengangkutan air, jaringan yang bertugas menjalankan fungsinya adalah jaringan pengangkut yaitu xilem dan floem. Sedangkan pada akar dan batang memiliki pembuluh angkut dengan struktur yang berbeda, pada akar tanaman bayammemiliki struktur pembuluh antara xilem dan floem tersusun secara tersebar dan pada batang bayam  memiliki tipe kolateral terbuka.
Akan tetapi kedua organ tanaman tersebut tetap dapat bersinergi untuk menyalurkan air ke semua organ tanaman. Hal ini dikarenakan pada bagian leher akar terdapat perubahan struktur dan ditemukan adanya daerah transisi atau peralihan yaitu batas antara akar dan batang yang menyebabkanadanya bentuk yang berubah dan meyesuaikan diri dimana xilem akan berputar menyesuaikan sumbu panjang akar, sehingga akan terjadi peralihan dari xilem yang bersifat eksarch ke xilem yg bersifat endarch.

B. Pemanfaatan Struktur Jaringan Akar dalam Teknologi
Contohnya, struktur akar yang kokoh dan dapat menunjang tumbuhan pada daerah laut. Hal ini bisa dipakai sebagai dasar pengembangan pembangunan podasi pada tumbuhan, pondasi dalam pembuatan jembatan dan lain-lain.

Gambar Penerapan Jaringan Akar pada Pondasi Bangunan

Komentar

Postingan Populer