Dalil-dalil tentang Muhasabah Diri
Dalil-dalil
anjuran bermuhasabah diri. Muhasabah diri adalah salah satu sarana
tazkityatunnafs (pensucian jiwa), sedang mensucikan jiwa adalah sebuah
kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan, maka muhasabahpun menjadi suatu
keharusan bagi setiap muslim. Hal yang demikian itu mengacu kepada beberapa
nash berikut:
“
Wahai orang-orang yang beriman dan hendaklah setiap jiwa memperhatikan apa yang
akan dipersiapkannya kelak dihadapan Allah, dan bertaqwalah kepada Allah
sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa-apa yag kalian kerjakan’’ (Q.S Adzariyat
: 21)
Sabda
Rasulullah SAW :” Tidak beranjak tapak kaki seorang hamba di hadapan Allah
kelak, kecuali akan ditanya dan diminta pertanggungjawaban tentang empat hal;
tentang umurnya untuk apa dihabiskan, fisik dan masa kuatna unuk apa dipergunakan,
dan ilmunya di amalkan untuk apa, serta hartanya dari mana diperoleh dan kemana
dibelanjakan.’’ (HR. Turmudzi)
Umar
Ibnu Khottob ra berkata : ‘’Hitunglah dirimu sebelum kamu dihitung (di hadapan
Allah) dan timbanglah amal-amalmu sebelum ditimbang .’’
Syeikh
Al Buuthi dalam fiqihnya sirohnya mengingatkan : ‘’ Sesungguhnya seorang muslim
belumlah lengkap keislamannya meskipun ia berhias diri gengan berbagai kebaikan
dan melakukan berbagai warna dalam beribadah, sehingga ia menyempurnakannya
dengan saat-saat uzlah dan menyendiri bermuhasabah diri, bermuroqobah dan
bertafakur tentang fenomena alam akan keMaha Besarnya Allah dan betapa lemah
dan kerdilnya diri….’’
“Hikmah
melakukan hal itu karena sesungguhnya di dalam diri manusia terdapat berbagai
penyakit yang tidak bisa untuk dihilangkan dampak buruknya kecuali dengan obat
uzlah dan muhasabah diri dalam suasana hening jauh dari kebisingan dunia…”
Wallahu’alam Bish Showwab …


Komentar
Posting Komentar