RPP Learning Cycle -Fungi-
|
(RPP) Berkarakter
|
|
Satuan
Pendidikan : SMA
Negeri
Mata
Pelajaran : Biologi
(Peminatan IPA)
Kelas
/ Semester : X / 2
Materi
Pokok : Jamur (Fungi)
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
|
A. Kompetensi Dasar dan Indikator
|
Kompetensi Dasar
|
Indikator Pencapaian Kompetensi
|
|
3.8. Mengelompokkan
jamur berdasarkan ciri-ciri, cara reproduksi, dan mengaitkan peranannya dalam
kehidupan.
|
3.7.1. Mengidentifikasikan ciri-ciri
jamur.
3.8.2. Mengklasifikasikan jenis-jenis jamur berdasarkan kajian literatur.
3.8.3. Menjelaskan peranan jamur dalam kehidupan manusia.
|
|
4.8. Menyajikan
laporan
hasil investigasi tentang keanekaragaman jamur dan peranannya dalam
kehidupan.
|
4.8.1. Menyusun laporan mengenai
klasifikasi jamur dan peranannya dalam kehidupan
berdasarkan hasil pengamatan.
|
B.
Tujuan Pembelajaran
1.
Siswa mampu mengidentifikasi ciri-ciri jamur.
2.
Siswa mampu mengklasifikasikan jenis-jenis jamur berdasarkan kajian literatur.
3.
Siswa mampu menjelaskan peranan jaur dalam kehidupan manusia.
4.
Siswa mampu menyusun laporan mengenai klasifikasi jamur dan peranannya berdasarkan hasil pengamatan.
C.
Materi Pembelajaran
·
Ciri-Ciri
jamur
·
Klasifikasi jamur
·
Peranan jamur
dalam kehidupan manusia
(Rincian materi terlampir)
D.
Metode Pembelajaran
1.
Pendekatan Umum : Scientific
2.
Model
Pembelajaran : Learning Cycle
3.
Strategi
Pembelajaran : Picture and
Picture dan Group Investigation
4.
Metode :
Ceramah, Diskusi Interaktif dan Presentasi.
E.
Media Pembelajaran
a.
Gambar akar, anatomi batang, bunga dan biji tumbuhan
angiospermae.
b.
Tumbuhan angiospermae
F.
Sumber Belajar
a.
Irnaningtyas. 2016. Biologi untuk
SMA/MA Kelas X.
Jakarta: Penerbit Erlangga.
b.
Internet
G.
Langkah-Langkah Pembelajaran
|
Langkah Pembelajaran
|
Deskripsi
|
Alokasi Waktu
|
|
|
Kegiatan Pendahuluan
|
1. Apersepsi
2. Motivasi
|
· Guru memberi salam dan
menunjuk ketua kelas untuk memimpin doa bersama.
· Guru mengondisikan kelas,
agar kondusif untuk mendukung proses
pembelajaran dengan cara meminta peserta didik merapikan tempat duduk,
menyiapkan buku pelajaran dan buku referensi yang relevan serta alat tulis
yang diperlukan.
· Guru mengajak peserta
didik untuk proaktif dalam pembelajaran yang dilaksanakan.
· Guru memberi
penjelasan tentang cakupan materi yang akan dipelajari beserta tujuan
pembelajaran yang akan dicapai.
·
Guru membuat kesepakatan dengan peserta
didik terkait kegiatan yang akan dilakukan.
·
Guru mengkorelasikan kegiatan pembelajaran
sebelumnya tentang ciri-ciri spermatophyta, klasifikasi spermatophyta dan
ciri-ciri dari divisi gymnospermae.
· Guru memotivasi siswa dengan
menstimulus siswa untuk mengidentifikasi ciri utama dari gymnospermae yang
membedakan dengan angiospermae.
· Guru mengajak peserta
didik agar selalu mengamalkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di dalam
kehidupan sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
|
5 menit
|
|
Kegiatan Inti
|
1.
Engagement
|
·
Siswa
diarahkan guru untuk mengidentifikasi ciri-ciri dari Angiospermae.
·
Guru
menjelaskan klasifikasi Angiospermae beserta ciri-cirinya melalui pengamatan
gambar.
|
20 Menit
|
|
2. Explore
|
·
Siswa
dibagi menjadi empat kelompok untuk berdiskusi mengenai tumbuhan dikotil dan
monokotil dan peranannya dalam
kehidupan berdasarkan pengamatan.
·
Guru
menjelaskan teknis jalannya diskusi menggunakan lembar kerja siswa.
·
Siswa
beserta kelompoknya masing-masing mengidentifikasi tumbuhan dikotil dan
monokotil yang diberikan dan peranannya dalam kehidupan dengan bimbingan
guru.
·
Guru
bertanya pada siswa jika ada yang belum dipahaminya.
|
||
|
3. Explain
|
·
Siswa
mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
·
Siswa
mengumpulkan lembar hasil pengamatan diskusi.
·
Guru
menjelaskan kembali apa yang telah dipresentasikan oleh siswa.
|
||
|
Kegiatan Penutup
|
1.Refleksi.
2.Penugasan.
|
·
Guru mereview materi yang telah dipelajari melalui
kuis mengenai materi yang telah dipelajari.
·
Guru
beserta peserta didik menyimpulkan konsep yang terkait dengan ciri-ciri Angiospermae, klasifikasi
Angiospermae, ciri-ciri dikotil dan monokotil dan peranan angiospermae dalam
kehidupan.
· Guru memberikan penugasan kepada peserta didik untuk mengerjakan
soal pada LKS bab tumbuhan (plantae).
· Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan berdoa
bersama peserta didik.
|
5 Menit
|
H.
Penilaian
1.
Teknik Penilaian
Penilaian
dilakukan melalui penilaian proses dan penilaian hasil. Penilaian proses
dilakukan melalui observasi kerja kelompok dan kerja individu, presentasi, dan
laporan tertulis. Sementara itu, penilaian
hasil dilakukan melalui laporan hasil presentasi setelah diskusi kelompok.
2.
Bentuk Instrumen
a.
Instrumen
kinerja presentasi menggunakan lembar pengamatan kinerja presentasi dengan
fokus penilaian pada: komunikasi, sistematika penyajian, wawasan, keberanian,
antusias, dan penampilan.
b.
Instrumen
observasi penilaian sikap kerja kelompok menggunakan lembar pengamatan dalam
hal sikap kerja sama, bertanggung jawab, toleran, dan disiplin.
c.
Instrumen
observasi penilaian sikap kerja individu menggunakan lembar pengamatan sikap
santun, jujur, cinta damai dalam mengapresiasi karya dan
pembuatnya.
d.
Instrumen
observasi penilaian sikap kinerja presentasi menggunakan lembar pengamatan
sikap responsif dan pro-aktif, peduli terhadap lingkungan dan sesama, menghargai
karya dan pembuatnya.
(Bentuk
instrumen terlampir)
3.
Pedoman penskoran
(Pedoman
penskoran terlampir)
|
Mengetahui
Kepala Sekolah
NIP
|
….….. , ……………… 2017
Guru Mata Pelajaran
NIP
|
LAMPIRAN
Materi Pembelajaran
·
Ciri-ciri
Angiospermae
Angiospermae
(Yunai, angeion = wadah, sperma = biji), memiliki bunga sebagai
alat perkembangbiakkan generatif dan bakal bijinya dilindungi oleh daun buah
(karpel).
·
Klasifikasi Angiospermae
Berdasarkan jumlah daun lembaga (kotiledon) yang
dimilikinya, tumbuhan bunga dibagi menjadi dua kelas, yaitu tumbuhan biji
berkeping satu/monokotiledon (monokotil) dan berkeping dua/dikotiledon
(dikotil).
1. Ciri-ciri Tumbuhan Monokotil
Tumbuhan
monokotil adalah tumbuhan yang hanya mempunyai satu daun lembaga pada bijinya.
Tumbuhan monokotil mempunyai ciri biji berkeping satu, berakar serabut, batang
tidak bercabang dan tidak berkambium, ruas-ruas batang terlihat jelas, tulang
daun sejajar dan melengkung, daun berpipih dengan letak daun yang berseling,
dan umumnya bagian bunga berjumlah tiga atau kelipatannya. Secara anatomi, baik
pada bagian batang ataupun akar tidak akan di jumpai kambium, sehingga pada
tumbuhan monokotil hanya mengalami pertumbuhan memanjang saja, tumbuhan
monokotil memiliki berkas pembuluh pengangkut yang tersebar dan tidak teratur.
2. Ciri-ciri Tumbuhan Dikotil
Dikotil
bercirikan adanya dua kotiledon atau dua daun lembaga pada biji. Tulang daunnya
menjadi atau menyirip. Batang memiliki kambium yang berguna dalam pertumbuhan
sekunder serta memiliki pembuluh xilem dan floem yang tersusun dalam lingkaran.
Jumlah bagian-bagian bunga kelipatan empat atau lima.
Berdasarkan pemaparan ciri-ciri tumbuhan
dikotil dan monokotil, perbedaan mendasar antara monokotil dan dikotil, seperti
nama mereka menyarankan, adalah adanya masing-masing kotiledon tunggal dan
ganda. Sederhananya, monokotil memiliki daun embrio tunggal, sedangkan dikotil
memiliki dua dari ini, daun embrio juga disebut sebagai daun biji. Ada banyak
karakteristik yang lebih membedakan yang memisahkan monokotil dari dikotil.
Mari kita lihat ciri-ciri pembeda.
Jika
dibuat tabel, perbandingan ciri dikotil dan monokotil adalah sebagai berikut:
|
Aspek
|
Dikotil
|
Monokotil
|
|
Keping biji
|
Kotiledon berbelah dua
|
Kotiledon berbelah
|
|
Bagian bunga
|
Berjumlah empat, lima atau kelipatannya
|
Berjumlah tiga atau kelipatannya
|
|
Tulang daun
|
Menjari atau menyirip
|
Sejajar
|
|
Akar
|
Akar tunggang bercabang
|
Akar serabut
|
|
Batang
|
Memiliki
kambium sehingga mengalami pertumbuhan sekunder
|
Tidak
memiliki kambium sehingga tidak mengalami pertumbuhan sekunder
|
|
Berkas vaskuler
|
Berkas
vaskuler kolateral terbuka
|
Berkas
vaskuler tersebar
|
|
Contoh
|
Mangga, Nangka dan Jambu biji
|
Padi, Jagung, dan Anggrek
|
·
Peranan Tumbuhan Angiospermae dalam Kehidupan
Tumbuhan angiospermae dapat dimanfaatkan
untuk menunjang kehidupan manusia antara lain, sebagai makanan pokok (padi dan
jagung), bahan sayuran, (bayam dan katuk) dan bahan obat-obatan (kunyit dan
sambiloto). Namun, ada pula tumbuhan angiospermae yang merugikan seperti rumput
yang tumbuh liar dapat mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya pertanian.
Penilaian
1. Teknik
Penilaian
|
No
|
Aspek yang dinilai
|
bentuk
Penilaian
|
Waktu Penilaian
|
|
1.
|
Aspek sikap
|
Jurnal :
Pengamatan/observasi
|
Selama pembelajaran
|
|
2.
|
Aspek pengetahuan
|
Penugasan
Tes tertulis
|
Saat pembelajaran
Akhir pembelajaran
|
2. Instrumen
Penilaian
a.
Lembar
Observasi Penilaian Aspek Sikap
LEMBAR
OBSERVASI PENILAIAN SIKAP
KERJA
KELOMPOK
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : XI
Materi Pokok : Tumbuhan (Plantae)
|
No
|
Nama Siswa
|
Observasi
|
Jml
Skor
|
Nilai
|
|||
|
kerja sama
|
tanggung jawab
|
toleran
|
disiplin
|
||||
|
(1)
|
(2)
|
(3)
|
(4)
|
||||
|
1.
|
………..
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6.
|
Dst.
|
|
|
|
|
|
|
Keterangan
pengisian skor:
4. Sangat baik
3. Baik
2. Cukup
1. Kurang.
LEMBAR
OBSERVASI PENILAIAN SIKAP
KERJA INDIVIDU
Mata Pelajaran : Biologi
Kelas : XI
Materi Pokok : Tumbuhan (Plantae)
|
No
|
Nama Siswa
|
Observasi
|
Jml
Skor
|
NilaI
|
||||
|
Santun
|
jujur
|
Cinta damai
|
Menghargai karya sendiri
|
Menghargai karya orang lain
|
||||
|
(1)
|
(2)
|
(3)
|
(4)
|
(5)
|
||||
|
1.
|
………..
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6.
|
Dst.
|
|
|
|
|
|
|
|
Keterangan pengisian skor:
4. Sangat baik
3. Baik
2. Cukup
1. Kurang.
PENILAIAN KINERJA PRESENTASI
Mata pelajaran : Biologi
Materi : Tumbuhan (Plantae)
Alokasi Waktu : 30 menit
Nama :
NIS :
Kelas :
|
No
|
Aspek yang dinilai
|
Penilaian
|
||
|
1
|
2
|
3
|
||
|
1
|
Komunikasi
|
|
|
|
|
2
|
Sistematika
penyampaian
|
|
|
|
|
3
|
Wawasan
|
|
|
|
|
4
|
Keberanian
|
|
|
|
|
5
|
Antusias
|
|
|
|
|
6
|
Penampilan
|
|
|
|
Rubrik:
|
Aspek yang dinilai
|
Penilaian
|
||
|
1
|
2
|
3
|
|
|
Komunikasi
|
Tidak ada komunikasi
|
Komunikasi sedang
|
Komunikasi Lancar dan baik
|
|
Sistematika penyampaian
|
Penyampain tidak sistematis
|
Sistematika penyampaian sedang
|
Sistematika penyampaian baik
|
|
Wawasan
|
Wawasan kurang
|
Wawasan sedang
|
Wawasan luas
|
|
Keberanian
|
Tidak ada keberanian
|
Keberanian sedang
|
Keberanian baik
|
|
Antusias
|
Tidak antusias
|
Antusias sedang
|
Antusias dalam kegiatan
|
|
Penampilan
|
Penampilan kurang
|
Penampilan sedang
|
Penampilan baik
|
a.
Lembar
Penilaian Aspek Pengetahuan
1) Penugasan laporan hasil diskusi kelompok
Lembar Penilaian Laporan Hasil Diskusi
Kelompok :
Kelas :
Materi :
|
No.
|
Aspek yang dinilai
|
Skor Maksimal
|
Skor yang diperoleh
Siswa
|
|
1.
|
Sistematika laporan
|
4
|
|
|
2.
|
Kelengkapan laporan
|
4
|
|
|
3.
|
Kejelasan dan keruntutan penulisan
|
4
|
|
|
4.
|
Kebenaran konsep ide yang dipaparkan
|
4
|
|
|
5.
|
Ketepatan pemilihan kosakata
|
4
|
|
|
6.
|
Kemampuan siswa menjelaskan isi laporan
|
4
|
|
|
7.
|
Usaha siswa dalam menyusun laporan
|
4
|
|
|
8.
|
Presentasi laporan percobaan
|
4
|
Skor Maksimal = 32/32 x 100 =
100
Saran Guru:
............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
Rubrik:
1. Sistematika laporan
|
4 = laporan dibuat sesuai sistematika penulisan,
jelas dan benar
3 = laporan dibuat dengan benar tetapi kurang jelas
2 = laporan dibuat kurang benar dan kurang jelas
1 = laporan dibuat dengan sistematika
yang salah
|
2. Kelengkapan laporan
|
4 = laporan dibuat secara lengkap sesuai petunjuk
pembuatan laporan
3 = laporan dibuat tanpa kesimpulan
2 = laporan dibuat tanpa diskusi, kesimpulan, daftar
pustaka
1 = laporan dibuat tidak lengkap (mencakup 3 unsur
saja)
|
3. Kejelasan laporan
|
4 = laporan jelas, dapat dipahami, ditulis secara
runtut
3 = laporan jelas, tetapi penulisan kurang runtut
2 = laporan kurang jelas, kurang sesuai dengan
keruntutan penulisan
1 = laporan tidak jelas, tidak sesuai dengan
keruntutan penulisan
|
4. Kebenaran konsep
|
4 = konsep/ide yang dipaparkan tepat, benar, dan
sesuai dengan teori
3 = konsep/ide yang dipaparkan sesuai dengan teori
tetapi kurang jelas
2 = konsep/ide yang dipaparkan kurang tepat
1 = konsep/ide yang dipaparkan tidak tepat
|
5. Ketepatan pemilihan kosakata
|
4 = menggunakan kata-kata yang tepat, menggunakan
kalimat aktif
3 = menggunakan kata-kata yang kurang tepat, menggunakan
kalimat aktif
2 = menggunakan kata-kata yang kurang tepat, tidak
menggua\nakan kalimat aktif
1 = menggunakan kosakata yang salah
|
6. Kemampuan siswa menjelaskan isi laporan
|
4 = menguasai latar belakang, metode, diskusi,
kesimpulan
3 = menguasai latar belakang, metode, dan diskusi
2 = menguasai latar belakang dan metode
1 = menguasai latar belakang saja
|
7. Usaha siswa dalam menyusun laporan
|
4 = berusaha melengkapi isi laporan,
berusaha memperbaiki isi, tulisan rapi, mudah dibaca.
3 = sesuai aspek yang tercantum pada
nomor 1, kecuali ada 1 aspek yang tidak dilakukan
2 = sesuai aspek yang tercantum pada
nomor 1, kecuali ada 2 aspek yang tidak di lakukan
1 = tidak berusaha melengkapi dan
memperbaiki isi laporan.
|
8. Presentasi laporan percobaan
|
4 = semua anggota kelompok aktif dan berusaha menjawab pertanyaan
dengan benar.
3 = semua anggota kelompok aktif tetapi kurang berusaha menjawab
pertanyaan dengan benar.
2 = beberapa anggota saja yang aktif namun ada usaha untuk menjawab
pertanyaan dengan benar.
1 = beberapa anggota yang aktif namun
kurang berusaha menjawab pertanyaan dengan benar.
|
2)
Tes
Soal
1.
Jelaskan ciri-ciri Angiospermae!
2.
Sebutkan klasifikasi tumbuhan Angiospermae!
3.
Deskripsikan ciri-ciri tumbuhan dikotil dan monokotil!
4.
Berikan contoh tumbuhan dikotil dan monokotil!
5.
Jelaskan peranan tumbuhan angiospermae dalam
kehidupan!
3.
Pedoman
Penskoran
|
No.
|
Aspek yang Dinilai
|
Nilai
|
|
1.
|
Hasil Identifikasi
|
25
|
|
2.
|
Akurasi Analisis
|
25
|
|
3.
|
Materi Presentasi
|
25
|
|
4.
|
Penampilan
|
25
|
|
|
Nilai Total
|
100
|


Komentar
Posting Komentar